Showing posts with label Indonesiana. Show all posts

Kapal Militer Indonesia

Keberadaan peralatan dan kendaraan militer adalah kebutuhan bagi setiap negara. Dan karena fungsinya yang strategis sehingga alutsista selalu menuntut teknologi yang unggul. Bahkan untuk standarisasi  equipment sampai ada khusus untuk  militer. Hal-hal seperti inilah yang membuat banyak negara meng-impor peralatan militernya dari negara lain yang lebih maju.Indonesia adalah salah satu negara peng-impor alutsista. Kebanyakan peralatan militer kita masih didatangkan dari negara lain. Seperti Amerika, China dan Korea dll.  Pesawat tempur, Tank, Kapal laut, kapal selam masih banyak yang di impor. Tetapi sebenarnya tidak semua alutsista kita diimpor dari negara lain. Dengan program pemerintah yang lebih memberdayakan industri dalam negeri, pelan-pelan sudah mulai terlihat hasil karya anak bangsa.Seperti  Panser Anoa, Roket R-Han, senapan serbu bahkan satelit dan masih banyak lagi. Dan tidak ketinggalan juga beberapa kapal perang yang pernah di produksi maupun yang masih dalam tahap pengembangan.Sebelumnya saya juga sudah mengepost Peralatan Militer/Alutsista Indonesia dan langsung saja ini Berikut Daftar 9 Kapal Perang/Militer Buatan Indonesia negara tercinta kita .

Sunday, September 9, 2012
Posted by Krisna Adhitama

Senjata Alutsista Buatan Indonesia

Pada Artikel ini saya akan membahas tentang 10 peralatan kemiliteran senjata yang di buat oleh Indonesia tetapi sebelum itu saya akan tanya , Tahukah Anda sahabat SCI Blog's bahwa pada zaman dahulu kala Indonesia pernah di sebut sebagai Macan Asia oleh beberapa negara besar dunia?

Thursday, July 5, 2012
Posted by Krisna Adhitama

GANEFO

Pesta Olahraga Negara-Negara Berkembang atau Games of the New Emerging Forces (GANEFO), adalah suatu ajang olahraga yang didirikan mantan presiden Indonesia, Soekarno, pada akhir tahun 1962 sebagai tandingan Olimpiade. GANEFO menegaskan bahwa politik tidak bisa dipisahkan dengan olahraga, hal ini menentang doktrin Komite Olimpiade Internasional (KOI) yang memisahkan antara politik dan olahraga.

Indonesia mendirikan GANEFO setelah kecaman KOI yang bermuatan politis pada Asian Games 1962, karena Indonesia tidak mengundang Israel dan Taiwan dengan alasan simpati terhadap Chinadan negara-negara Arab. Aksi ini diprotes KOI karena Israel dan Taiwan merupakan anggota resmi KOI. Akhirnya KOI menangguhkan keanggotaan Indonesia, dan Indonesia diskors untuk mengikutiOlimpiade Tokyo 1964. Ini pertama kalinya KOI menangguhkan keanggotaan suatu negara.
Tuesday, December 6, 2011
Posted by Krisna Adhitama

Lee Kuan Yew bertamu, masa baru Indonesia - Singapura

SEBUAH perahu kurus dan sederhana melancar di atas ombak. Angin mendorong layarnya yang primitif. Dalam beberapa jam saja para penumpangnya - warganegara Republik Indonesia, mungkin penyelundup, -- akan sampai ke pantai sebuah negeri lain. Bernama Singapura. Begitu dekat jarak kedua negeri itu: selat yang memisahkannya tak sampai lebih lebar dari 30 mil. Tapi seperti sering terjadi dalam masalah hubungan antar-negara, sejarah yang datang kemudian merupakan faktor yang lebih penting daripada peta bumi. Dan sejarah mutakhir antara Singapura dan Indonesia memang bukanlah sejarah yang selalu menggambarkan keintiman. Itulah sebabnya kalau Perdana Menteri Lee Kuan Yew minggu ini berkunjung ke Jakarta, sebenarnya sesualu yang bisa disebut historis terjadi -- bila tak ada aral melintang.
Thursday, September 22, 2011
Posted by Krisna Adhitama

Sejarah Salatiga

Ada beberapa sumber yang dijadikan dasar untuk mengungkap asal-usul Salatiga, yaitu yang berasal dari cerita rakyat, prasasti maupun penelitian dan kajian yang cukup detail. Dari beberapa sumber tersebut Prasasti Plumpungan-lah yang dijadikan dasar asal-usul Kota Salatiga. Berdasarkan prasasti ini Hari Jadi Kota Salatiga dibakukan, yakni tanggal 24 Juli 750 yang ditetapkan dengan Peraturan Daerah Tingkat II Kota Salatiga Nomor 15 Tahun 1995 tentang Hari Jadi Kota Salatiga.
Sunday, September 11, 2011
Posted by Krisna Adhitama

Sejarah Semarang

Sejarah Semarang berawal kurang lebih pada abad ke-8 M, yaitu daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota) dan merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil. Akibat pengendapan, yang hingga sekarang masih terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan. Bagian kota Semarang Bawah yang dikenal sekarang ini dengan demikian dahulu merupakan laut. Pelabuhan tersebut diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu sekarang dan memanjang masuk ke Pelabuhan Simongan, tempat armada Laksamana Cheng Ho bersandar pada tahun 1405 M. Di tempat pendaratannya, Laksamana Cheng Ho mendirikan kelenteng dan mesjid yang sampai sekarang masih dikunjungi dan disebut Kelenteng Sam Po Kong (Gedung Batu).
Tuesday, September 6, 2011
Posted by Krisna Adhitama

Visitor

Free counters!
Powered by Blogger.

- Copyright © Krisna Zone -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -